LENSA POTRET : AKURAT MENANGKAP CERITA DAN MOMEN

Ads

Minggu, 01 Februari 2026

Bawa Kayu dan Petasan, Ricuh Musda Golkar Sumut: Konflik Internal Tumpah ke Jalan Umum



Bawa Kayu dan Petasan, Ricuh Musda Golkar Sumut: Konflik Internal Tumpah ke Jalan Umum






Medan — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut) di Hotel JW Marriott Medan, Minggu (1/2/2025), diwarnai kericuhan serius di luar arena acara. Ratusan simpatisan hingga kader partai berlambang pohon beringin terlibat aksi ricuh yang memicu keresahan masyarakat dan mengganggu ketertiban umum.




Kericuhan terjadi bersamaan dengan agenda pembukaan Musda. Alih-alih menjadi forum konsolidasi politik yang demokratis dan bermartabat, dinamika internal Golkar justru tumpah ke ruang publik. Massa beratributkan warna kuning memenuhi halaman hotel hingga turun ke badan Jalan Putri Hijau, menyebabkan akses lalu lintas sempat lumpuh.




Situasi semakin mengkhawatirkan ketika sejumlah oknum massa terpantau membawa benda tumpul berupa kayu panjang. Bahkan, sekitar pukul 14.45 WIB, beberapa kali letusan petasan dilepaskan di sekitar persimpangan empat Jalan Putri Hijau. Aksi tersebut tidak hanya menciptakan suasana mencekam, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan dan warga sekitar.




Lemahnya pengendalian massa menjadi sorotan, mengingat kericuhan terjadi di kawasan vital pusat kota dan berdekatan dengan hotel berbintang yang tengah menggelar agenda politik besar. Aparat kepolisian akhirnya turun tangan dan memukul mundur sejumlah oknum yang diduga provokator dari berbagai titik untuk mencegah eskalasi lebih luas.



Akibat aksi tersebut, ruang publik kembali menjadi korban konflik elite dan basis massa partai politik. Jalan umum yang seharusnya menjadi fasilitas warga sempat diblokade oleh simpatisan, memperlihatkan bagaimana konflik internal partai berdampak langsung pada ketertiban dan kenyamanan masyarakat.



Sekitar pukul 15.00 WIB, kondisi di lokasi dilaporkan mulai kondusif setelah aparat melakukan pengamanan ketat. Massa berangsur meninggalkan lokasi dan arus lalu lintas kembali normal. Meski demikian, peristiwa ini meninggalkan catatan kritis soal manajemen keamanan, kedewasaan berpolitik, serta tanggung jawab partai politik dalam menjaga ruang publik dari konflik internalnya sendiri.


(TIM)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot

Pages

SoraTemplates

Best Free and Premium Blogger Templates Provider.

Buy This Template